Skip to main content

Dua Perwakilan Rusia di European Champions League Gagal Mendapatkan 3 Poin

Semua pertandingan pembuka babak grup European Champions League 2016 telah berakhir. Dua tim asal Rusia, Rostov FK dan CSKA Moskow mendapatkan hasil tidak sempurna.


CSKA Moskow

foto TASS, Mikhail Metzel

Pertandingan pertama tim asal ibukota Rusia ini dihelat di BayArena markas Bayer Leverkusen. Pertandingan itu sendiri berakhir dengan skor imbang 2:2. Hasil ini bisa dikatakan baik mengingat CSKA bertanding di markas lawan dan sebelumnya tertinggal 2:0 pada 15 menit pertama.

Pertandingan baru berjalan 9 menit, namun kubu tuan rumah sudah berhasil membuat gol melalui Admir Mehmedi. Dirinya dapat menyelesaikan passing yang diberikan oleh Benyamin Henrichs. Selang 6 menit Bayer Leverkusen berhasil menggandakan skor menjadi 2:0 melalui sepakan dari luar kotak penalty yang dilepaskan Hakan Calhanoglu.

Berawal lemparan kedalam, pemain nomor 10 CSKA Alan Dzagoev berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2:1 di menit 36. Tampaknya tim asal Jerman ini masih belum siap atas terjadinya gol, pada menit 38 Roman Eremenko berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2:2 berkat assist dari Lacina Traore.
Selanjutnya tidak ada lagi gol yang tercipta. Pertadingan tersebut didominasi oleh Bayer Leverkusen dengan ball possesion 62%.


Rostov FK

foto Goal.com

Sebagai debutan pada ajang ini, Rostov harus mendapatkan ujian dari tim besar Jerman Bayern Munich dalam partai pembuka European Champions League di Allianz Arena milik tim yang berjuluk Hollywood.

Pada menit-menit awal sebagai tim debutan di ajang ini Rostov FK tidak terlihat canggung, mereka mampu mengimbangi permainan cepat yang diperagakan oleh tuan rumah. Akhirnya di menit 28 berawal dari pelangaran di kotak penalti, wasit memberikan tendangan dari titik putih yang berhasil dieksekusi dengan sukses oleh Robert Lewandowski. Setelah gol tersebut Bayern Munich menunjukan keperkasaannya atas tim dari Rusia selatan tersebut. 4 gol selanjutnya disarangaka oleh T. Mueller (45’), J. Kimmich (53’, 60’), dan pada penghujung pertandingan J. Bernat.

Hal tersebut terlihat wajar karena jika dilihat dari statistik  ball possesion 62% berbanding 27%.


Comments

Popular posts from this blog

Preposisi “в” dan “на” untuk Menunjukkan Tempat

Pada kesempatan ini saya mau sedikit share tentang penggunaan kata depan atau preposisi untuk menunjukkan tempat. Ada banyak preposisi dalam bahasa Rusia, namun pada artikel ini akan difokuskan untuk membahas “в” dan “на” untuk menjawab pertanyaan “ где ?” (dimana). Dalam bahasa Indonesia sendiri “в” dan “на” bisa diartikan dengan “di” atau “pada saat”, dsb. Namun ada beberapa situasi dasar, bagaimana menggunakan preposisi “в” dan “на”.

Monumen Ivan “The Terrible” Didirikan di Oryol

Setelah adanya pertentangan pendirian monumen di young spectator’s theater, akhirnya ditempatkan di tepi dekat dengan Katedral Epiphany. Seperti yang dikutip dari interfax.ru, upacara pembukaan monumen Ivan “The Terrible” IV dilakukan pada hari jumat di Oryol, Rusia. Monumen Ivan "The Terrible" Foto: TASS, Aleksei Borodin  Pembukaan monumen tersebut bertepatan dengan perayaan hari besar kristen orthodox, hari perawan suci. Monumen didirikan di tepi sungai dekat dengan Katedral Epiphany, di pertemuan sungai Oka dan Orlik, dimana pada tahun 1566 berdasarkan perintah Ivan “The Terrible” didirikan kota Oryol.

10 Hollywood Celebrities with Russian Roots

Bukan rahasia lagi bahwa banyak keturunan Rusia atau negara-negara pecahan Uni Soviet lainnya memainkan pera yang cukup penting di Amerika Serikat dalam berbagai bidang, seperti seni, olahraga, teknologi. Salah satu yang paling terkenal adalah Sergei Brin, pria kelahiran Moskow yang menjadi salatah satu pendiri Google. Di bidang seni peran, terutama di industri fillm Amerika Serikat atau biasa disebut hollywood, banyak aktor dan aktris yang merupakan keturunan Rusia atau negara pecahan Uni Soviet lainnya, berikut 10 aktor dan aktris yang merupakan keturunan Rusia atau negara pecahan Uni Soviet: