Skip to main content

Menlu Rusia: Antara Putin dan Trump Ada Pembicaraan Politik dan Kemanusiaan yang Baik


Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin

Seperti dirilis oleh interfax.ru, Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 28 Januari pada percakapan telepon menyatakan ingin membangun kepentingan nasional masing-masing negara, keterangan Menteri Luar Negeri Federasi Rusia (FR) Sergei Lavrov.


“Pembicaraan tersebut menunjukkan rasa saling menghormati, keinginan para pemimpin berkomunikasi tanpa ada kecenderungan mencela, dan saya ingin menggarisbawahi tentang kepentingan nasional masing-asing negara”, kata Lavrov dalam pertemuan pada senin, mengomentari percakapan telepon pertama antara dua pemimpin setelah Trump memimpin pemerintahan Amerika Serikat (AS).

“Percakapan berlangsung pada hari sabtu antara Presiden Putin dan Trump merupakan percakapan yang baik dalam tujuan politik dan kemanusiaan”, kata Menlu Lavrov.

Presiden Amerika Donald Trump
“ Berdasarkan alasan yang jelas, percakapan tersebut dikonsentrasikan terhadap hal-hal yang konseptual, namun tanpa pendalaman secara detail, dan juga mengungkapkan sejumlah bidang yang menjadi kepentingan FR dan AS bersama”, ungkap Lavrov.

“Mereka (Putin dan Trump) menyetujui untuk melanjutkan pekerjaan pada tingkat ahli, dan dalam kerangka komunikasi yang berkelanjutan, yang mungkin akan diadakan, namun tentang waktu dan detail, belum terjadi kesepakatan”, Lavrov menambahkan.

“Dalam kerangka kerja pada tingkat ahli, pekerjaan tersebut harus menjadi hal biasa, hanya jika seluruh komponen pemerintahan Trump dalam bagian yang terkait dengan hubungan luar akan dibentuk. Dalam komunikasi ini harus dipahami, bagaimana secara jelas persamaan kepentingan di sejumlah bidang, termasuk yang utama dan terutama perlawanan terhadap terorisme, bagaimana mereka akan mengartikannya dalam tindakan yang terkordinasi, dengan mekanisme bersama berdasarkan solusi bersama, yang merupakan masalah umum bagi Rusia, Amerika Serikat, dan masyarakat internasional secara keseluruhan”,

Menurut dirinya, “fokus dalam mencapai hasil sudah ada, namun untuk tindakan nyata belum dilakukan. Kami akan memenuhi pengertian, yang sudah dicapai pada 28 Januari berdasarkan percakapan telepon tersebut dan berdasarkan masalah teroris, dan juga bidang-bidang lainnya, yang sudah ditunjukkan oleh Kremlin dan Gedung Putih dalam komunikasi untuk media massa”, tutup Lavrov.


Sumber interfax.ru

===========================================

BACA JUGA




Comments

Popular posts from this blog

10 Hollywood Celebrities with Russian Roots

Bukan rahasia lagi bahwa banyak keturunan Rusia atau negara-negara pecahan Uni Soviet lainnya memainkan pera yang cukup penting di Amerika Serikat dalam berbagai bidang, seperti seni, olahraga, teknologi. Salah satu yang paling terkenal adalah Sergei Brin, pria kelahiran Moskow yang menjadi salatah satu pendiri Google. Di bidang seni peran, terutama di industri fillm Amerika Serikat atau biasa disebut hollywood, banyak aktor dan aktris yang merupakan keturunan Rusia atau negara pecahan Uni Soviet lainnya, berikut 10 aktor dan aktris yang merupakan keturunan Rusia atau negara pecahan Uni Soviet:

Preposisi “в” dan “на” untuk Menunjukkan Tempat

Pada kesempatan ini saya mau sedikit share tentang penggunaan kata depan atau preposisi untuk menunjukkan tempat. Ada banyak preposisi dalam bahasa Rusia, namun pada artikel ini akan difokuskan untuk membahas “в” dan “на” untuk menjawab pertanyaan “ где ?” (dimana). Dalam bahasa Indonesia sendiri “в” dan “на” bisa diartikan dengan “di” atau “pada saat”, dsb. Namun ada beberapa situasi dasar, bagaimana menggunakan preposisi “в” dan “на”.

Monumen Ivan “The Terrible” Didirikan di Oryol

Setelah adanya pertentangan pendirian monumen di young spectator’s theater, akhirnya ditempatkan di tepi dekat dengan Katedral Epiphany. Seperti yang dikutip dari interfax.ru, upacara pembukaan monumen Ivan “The Terrible” IV dilakukan pada hari jumat di Oryol, Rusia. Monumen Ivan "The Terrible" Foto: TASS, Aleksei Borodin  Pembukaan monumen tersebut bertepatan dengan perayaan hari besar kristen orthodox, hari perawan suci. Monumen didirikan di tepi sungai dekat dengan Katedral Epiphany, di pertemuan sungai Oka dan Orlik, dimana pada tahun 1566 berdasarkan perintah Ivan “The Terrible” didirikan kota Oryol.